"Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka ..."

Antara Dzakar dan Rajul


Antara Dzakar dan Rajul

Kata Dzakar disebutkan dalam Al-Quran merujuk pada manusia dalam aspek struktur biologis, yaitu manusia berjenis kelamin laki-laki. Dalam penggunaannya, Al-Quran menyebutkannya dalam perihal penciptaan (An-Najm: 45), perkembangbiakan (Al-Hujurat: 13), pembagian waris (An-Nisa: 176), dan urusan-urusan duniawi lain dimana seluruh manusia setara di dalamnya.

Sementara rajul (jamak: rijaal) digunakan untuk laki-laki yang memiliki kapabilitas dalam memegang suatu urusan, tanggung jawab dan ketabahan dalam menjalani berbagai kesulitan. Dengan demikian, setiap rajul pasti dzakar, namun tidak semua dzakar bisa menjadi rajul. Untuk menjadi rajul (sebut saja sebagai terjemahannya: laki-laki sejati), ia harus memiliki beberapa  karakter, diantaranya:

Pertama: Keteguhan dalam memegang janji (Al-Ahzab: 23)

مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ رِجَالٌ صَدَقُوْا مَا عَاهَدُوا اللّٰهَ عَلَيْهِ ۚ فَمِنْهُمْ مَّنْ قَضٰى نَحْبَهٗۙ وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّنْتَظِرُ ۖوَمَا بَدَّلُوْا تَبْدِيْلًاۙ


Kedua: Tidak mudah tergiur dengan godaan dan rayuan dunia (An-Nur: 3)

رِجَالٌ لَّا تُلْهِيْهِمْ تِجَارَةٌ وَّلَا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ وَاِقَامِ الصَّلٰوةِ وَاِيْتَاۤءِ الزَّكٰوةِ ۙيَخَافُوْنَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيْهِ الْقُلُوْبُ وَالْاَبْصَارُ ۙ


Ketiga: Gigih Membela kebenaran (Ghafir: 28, Al-Qashash: 20)

وَقَالَ رَجُلٌ مُّؤْمِنٌۖ مِّنْ اٰلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ اِيْمَانَهٗٓ اَتَقْتُلُوْنَ رَجُلًا اَنْ يَّقُوْلَ رَبِّيَ اللّٰهُ وَقَدْ جَاۤءَكُمْ بِالْبَيِّنٰتِ مِنْ رَّبِّكُمْ ۗ


Keempat: Menanggung tanggungjawab (An-Nisa: 34)

اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْ ۗ


Kelima: Gemar bersuci dan membersihkan diri (At-Taubah: 108)

لَا تَقُمْ فِيْهِ اَبَدًاۗ لَمَسْجِدٌ اُسِّسَ عَلَى التَّقْوٰى مِنْ اَوَّلِ يَوْمٍ اَحَقُّ اَنْ تَقُوْمَ فِيْهِۗ فِيْهِ رِجَالٌ يُّحِبُّوْنَ اَنْ يَّتَطَهَّرُوْاۗ


Keenam: Pantang menyerah dan berputus asa Yasin: 20

وَجَآءَ مِنْ أَقْصَا ٱلْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱتَّبِعُوا۟ ٱلْمُرْسَلِينَ


Share:

0 #type=(blogger):

Posting Komentar

About

About Me

Foto Saya
Kajian Keluarga Muslim diinisiasi untuk memberikan bekal bagi para keluarga muslim agar bisa mejalankan misi berkeluarga sesuai Al-Quran: Selamat dari neraka (At-Tahrim: 6) Masuk surga bersama (Ath-Thur: 21) Melahirkan generasi terbaik (Al-Furqan: 74)