"Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka ..."

Merajut Ukhuwwah di Bulan Dzulhijjah


Sikap kaku yang ditunjukkan sebagian umat Islam dalam memandang perbedaan pendapat mengenai cara memahami suatu dalil agama, ditambah kontestasi politik yang semakin memanas akhir-akhir ini, membuat umat menjadi terkotak-kotak, terpecah dan membuat jalinan ukhuwwah islamiyah menjadi terurai. Padahal, ciri khas seorang mukmin justru persaudaraan yang terjalin diantara mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
 Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat”.(QS. Al-Hujarat: 10).
Share:

Tragedi Ar-Raji'; Menakar Keimanan Seorang Mukmin


Pukulan telak yang diterima kaum Muslimin pada saat perang Uhud rupanya membawa dampak yang kurang menguntungkan. Tercatat, pasca kekalahan dalam perang Uhud, pamor kekuatan kaum muslimin sedikit meredup hingga membuat beberapa kelompok anti Islam berani menampilkan dirinya dan merongrong kedaulatan Islam di Madinah.
Share:

Fatwa-fatwa Fikih Wanita (2)

Minum Pil Anti Haid Saat Haji
Ada pil-pil yang bisa mencegah haid dari kaum wanita atau menunda waktunya, apakah boleh meminumnya pada saat haji saja karena khawatir akan datangnya haid?
Jawaban:
Boleh bagi wanita untuk menggunakan pil-pil pencegah haid waktu haji karena khawatir datangnya haid. Namun, hal itu dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis kewanitaan. Demikian pula pada bulan Ramadhan jika ia ingin berpuasa (secara penuh) bersama orang-orang.
(Komite Tetap)
Share:

Fatwa-fatwa Fikih Wanita (1)


Najis Kering
Apakah air kencing yang sudah mengering bisa menajisi pakaian? Maksudnya, Jika ada anak kecil kencing di atas tanah, dan air kencing tersebut tergenang disitu hingga kering tanpa dicuci. Lalu seseorang datang dan kemudian duduk di tempat air kencing tadi, namun dalam keadaan kering, apakah pakaiannya terkena najis?
Jawaban:
Tidak mengapa menyentuh bekas najis yang kering, baik dengan tangan maupun pakaian yang juga kering. Tidak mengapa pula masuk ke dalam kamar mandi yang kering tanpa alas kaki jika kedua telapak kakinya kering, karena najis akan berpindah jika dalam keadaan basah.
(Syeikh Ibnu Jibrin)

Share:

Mereguk Manisnya Ibadah


Share:

Memahami Seni[1]

Tulisan lama, tahun 2004, isinya entah bener apa kaga.


“Membicarakan seni tiada bedanya dengan mengupas bawang”                       
(Surat-surat Barongsai; Di Serambi Bulan)

Bubuka; Seni adalah….
"Ini teh karya seni atau bukan, euy?"
Ini adalah pertanyaan yang membingungkan banyak orang, dan mungkin menjadi kebingungan saya atau bahkan anda. Pertanyaan itu muncul begitu saja dari mulut seorang sahabat yang kini telah berpulang[2] ketika melihat lukisan Rambut Kusut di majalah Tempo. Sebetulnya, pertanyaan serupa juga pernah mampir dibenak saya ketika seorang seniman Jerman menulis artikel, “Ledakan 11 September; Sebuah Karya Seni yang Agung.” Lha, kok ledakan bom bisa disebut karya seni? Apa sih sebetulnya seni itu? Apakah ada parameter tertentu untuk menentukan sebuah karya seni?

Share:

Kisah Cinta Seorang Da'i

Dua belas tahun sudah Nabi berdakwah kepada kaum Quraisy, mengajak mereka kembali pada fitrahnya sebagai hamba Allah SWT. Namun, hasil yang didapatkan belum terlalu menggembirakan. Hanya beberapa puluh orang saja yang beriman.
Hingga saat itupun tiba. Saat Musim Haji, tepatnya pada bulan Dzulqa’dah tahun kedua belas kenabian, sekitar dua belas orang dari Madinah datang menemui Nabi, menyatakan keislamannya dan mengikrarkan janji setia kepada Nabi yang kemudian kita kenal dengan Bai'at 'Aqabah I (621 M). Mereka inilah yang kemudian menjadi tokoh sentral dalam menghidupkan dakwah Islam di Madinah, dipimpin oleh Mush’ab bin Umair dan Amr bin Ummi Maktum.

Share:

About

About Me

Foto Saya
Kajian Keluarga Muslim diinisiasi untuk memberikan bekal bagi para keluarga muslim agar bisa mejalankan misi berkeluarga sesuai Al-Quran: Selamat dari neraka (At-Tahrim: 6) Masuk surga bersama (Ath-Thur: 21) Melahirkan generasi terbaik (Al-Furqan: 74)